Jumat, 03 Februari 2012

So What I Gotta Do ?

Hari ini saya lagi seneng banget denger lagu "Donna-Donna", lagu ini penuh akan makna banget menurut saya. Konon lagu ini diciptakan oleh seorang yahudi pada awal perang dunia kedua dimana pada saat yahudi menjadi korban pembantaian tentara German yang konon sekali lagi dikenal dengan Holocaust.
Konon, sekali lagi saya pake kata konon, lagu ini merupakan lagu favorit Soe Hoek Gie, hmm..

Tapi menurut saya maknanya bisa di generalisir kok.

Donna-Doonna


On a waggon bound for market
there's a calf with a mournful eye.
High above him there's a swallow,
winging swiftly through the sky.
Reff:
How the winds are laughing,
they laugh with all their might.
Laugh and laugh the whole day through,
and half the summers night.
Donna, Donna, Donna, Donna;
Donna, Donna, Donna, Don.
Donna, Donna, Donna, Donna;
Donna, Donna, Donna, Don.
"Stop complaining!", said the farmer,
Who told you a calf to be?
Why don't you have wings to fly with,
like the swallow so proud and free?
Repeat Reff
Calves are easily bound and slaughtered,
never knowing the reason why.
But whoever treasures freedom,
like the swallow has learned to fly.
Repeat Reff 


Source: http://liriklaguindonesia.net/sita-donna-donna.htm#ixzz1lOUBWEPa
Pada lagu ini dijelaskan mengenai seekor sapi yang memprotes "kenapa saya dilahirkan sebagai seekor sapi ? kenapa saya ga punya hak untuk hidup bebas seperti seekor angsa yang terbang di angkasa ?" dimana notabenenya seekor sapi dibesarkan hanya untuk disembelih toh.

Namun kalo kita perhatikan baik-baik, lagu ini kok agaknya menyentil nurani saya, lagu ini menyuarakan mengenai keinginan untuk merdeka, bebas dari kekangan.

Oh iya, mengenai judulnya "So What I Gotta Do ?" itu maksudnya saya lagi mellow mellownya nih, bawaannya pengen denger lagu dengan dentang senar lembut dengan irama mendayu. Dan menurut saya cocok untuk suasana hati saya sekarang, saya ingin bebas dari perasaan terkekang ini. Perasaan gelisah ini.

Nb : Would you please change your mind ?